Disclamer. Segala keputusan jual beli adalah tanggung jawab masing-masing pihak.
You are here: HomeAnalisa PsikologisMerdeka

Merdeka

 

Merdeka

Apa arti merdeka buat seorang investor. Mencapai level Warren Buffett? Mencapai harta 1 trillun? Bagi kami, itu adalah hasil dari kemerdekaan. Jadi merdeka adalah proses sebelum ini.

Merdeka bagi kami adalah proses berpikir yang bisa mandiri. Tidak dipengaruhi oleh siapapun juga. Apalagi oleh Mr. Market. Seperti kata Ben Graham. Apakah Mr. Market adalah tuan bagi kita atau pelayan bagi kita?

Setiap hari kita bangun melakukan aktivitas investasi adalah berhadapan dengan Mr. Market. Siapa itu Mr. Market? Yang pasti bukan bandar atau orang-orang yang mengatur harga saham mau bergerak kemana. Atau Jangan-jangan kita berpikir demikian. Jika ya, maka dengan sendirinya kita mengakui bahwa Mr. Market adalah tuan bagi kita. Yang menyuruh kita menjual atau membeli. Karena Mr. Market selalu benar. Maka tidak perlu analisa berbagai macam hal lagi.

Selama kita bertransaksi karena mengikuti pergerakan harga, selama itu juga kita akan dikontrol bursa. Ketika harga naik, kita menjadi senang, ketika harga turun, kita menjadi stress. Ketika senang, kita membeli, ketika stress, kita menjual. Tindakan yang manusiawi, karena siapapun pasti akan menghindari penderitaan dan mencari kebahagiaan. Tindakan Mr. Market.

Sayangnya untuk berhasil di bursa, kita harus merdeka dari pemikiran demikian. Yang harus kita pahami adalah, jika Mr. Market adalah orang yang membawa informasi bagi kita. Kadang karena satu dua hal, dia menjadi begitu bersemangat dan ingin membeli semua saham dengan harga berapa pun juga. Kadang karena satu dua hal, dia menjadi begitu ketakutan dan ingin menjual semua saham dengan harga berapa pun juga.

Kita, sebagai seorang investor yang mengerti nilai, akan melakukan penilaian, apakah hari ini, harga yang ditawarkan Mr. Market cocok dengan apa yang kita inginkan. Jika ya, maka transaksi terjadi. Jika tidak, maka kita bisa menunggu sampai besok. Mr. Market tidak akan peduli. Karena besok dia akan datang dengan penawaran baru lagi dan mood yang mungkin berbeda.

Momen ketika kita bisa memisahkan diri kita dan Mr. Market sehingga bisa menilai dengan jernih, Momen itulah bagi kami adalah hari kemerdekaan.

Jika Mr. Market salah, dan menilai harga saham berbeda jauh dengan nilai perusahaannya, bagaimana kita bisa mengambil untung? Katakanlah Mr. Market tidak senang dengan sebuah saham dan menghukumnya dengan berat. Semua hal positif diabaikan dan yang ditonjolkan hanya yang negatif. Jika terus menerus demikian, bukankah harga akan terus tertekan?

Satu kata kunci untuk ini : perubahan. Apapun yang ada di dunia ini, selalu akan berubah. Perusahaan yang tertekan juga akan berubah. Tidak ada yang mau duduk diam menunggu kehancuran dirinya. Apalagi perusahaan yang berisi manusia yang berjuang demi sesuap Nasi, atau demi bonus akhir tahun.

Perusahaan akan berusaha memperbaiki diri. Dan ini butuh waktu. Makanya Buffett berkata, bursa saham adalah mekanisme mentransfer uang dari yang tidak sabar kepada yang sabar. Artinya kita perlu sabar menunggu perusahaan membuktikan diri mereka bisa berubah, dan kemudian menunggu Mr. Market menyadari kesalahannya dan memperbaiki dirinya.

Pada akhirnya berinvestasi adalah tentang bagaimana kita berubah, menjadi orang yang berpikir rasional, karena hasil latihan, dengan semangat dan kerja keras kita, dari disiplin yang diawali pemikiran hidup berkecukupan.

Sampai hari ini, kami melihat semua investasi yang gagal selalu dimulai dari perasaan saya merasa kekurangan, jadi........

Video berikut menggambarkan dengan jelas apa yang seharusnya menjadi cara berpikir seorang value investor.

Video yang sangat penting bagi seorang value investor.

https://youtu.be/kpy_hi3ZAj0

Download HOTS

HOTS Manual

Video Tutorial HOTS

Lowongan Kerja

2588705
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
1810
2721
4531
16149
22650
65496
2588705

Your IP: 35.172.217.40
Server Time: 2019-12-10 21:41:06
Disclamer. Segala keputusan jual beli adalah tanggung jawab masing-masing pihak.
Joomla templates by Joomlashine